Monday, June 20, 2016

Pengalaman Pertama Aku Terbang



Pengalaman terbang saya untuk pertama kalinya adalah waktu saya masih awal kuliah di Yogyakarta. Sebelumnya saya ke Jakarta untuk sekedarrjalan-jalan di Dunia Fantasi, sebuah arena permainan yang super lengkap di Jakarta. Saat itu musim hujan sehingga acara refreshing di Dufan sedikit terganggu. 
Pesawat Boeing 737-200 Adam Air

 
Pulangnya ke Jogja saya dibelikan tiket pesawat Adam Air yang kala itu maskapai swasta tersebut masih eksis. Beruntung sekali saya bisa duduk di sebelah Jendela pesawat terbang sehingga sepanjang perjalanan kedua mataku dapat menikmati keindahan di luar dari atas ketinggian sekitar 9 kilo meter dari atas permukaan laut.

Awan berarak dan guratan wajah bumi tampak apik terlihat dari atas. Sungai dan jalan raya tampak hanya seperti sebuah garis-garis sementara bangunan seperti perumahan nyaris tak nampak jelas saking kecilnya. Udara cukup cerah sehingga penerbangan lancar tanpa goncangan-goncangan yang berarti. Saya dalam hati terkagum kagum atas ciptaan alam semesta yang luas sampai batas titik yang sanggup aku pandang.

Setelah hampir satu jam, pesawat berjenis Boeing 737-400 ini mendekati bandara Adisutjipto Yogyakarta. Bangunan kota dan Jalan Raya sepanjang rute yang dilalui pesawat mulai tampak jelas hingga akhirnya roda-roda pesawat menyentuh landasan dengan diikuti goncangan yang agak kuat terasa menyentak. Bahagia dan rasa takut bersatu padu di dalam hatiku, dan bersyukur aku dapat mendarat dengan selamat di lapangan Udaya Yogyakarta.

Tapi itu adalah pengalaman bertahun-tahun yang lalu. Selanjutnya hingga saat ini tak terhitung berapa kali saya naik kapal terbang dengan tiada bosan-bosan nya. Duduk di samping jendela sembari menikmati gumpalan awan dan hamparan bumi dari ketinggian adalah keasyikan tersendiri buatku. Alhamdulillah..


Baca Juga