Wednesday, December 17, 2014

Yang Menarik Dari Pesawat Glider

Pesawat Glider - Kalau saudara tinggal di sekitar Pangkalan Udara Adisutjipto di Yogyakarta maka sudah barang tentu anda akan dapat melihat glider yang tengah melayang pada ketinggian rendah. Lantas apa yang sebenarnya membuat barang ini menjadi menarik untuk kita bahas. Kita mulai dulu dari mencari deskripsi glider itu sendiri di mana glider merupakan pesawat terbang untuk latihan atau olahraga kedirgantaraan yang mana pesawat ini tidak dipasang mesin (engine) sebagaimana pesawat terbang pada umumnya sehingga untuk bisa melayang glider harus ditarik dengan kendaraan lain seperti traktor maupun pesawat lain.
 
pesawat-glider
Ilustrasi Pesawat buat Olahraga

Yang menarik dari pesawat glider adalah sayapnya yang terlampau panjang (dibandingkan luasnya) dan juga pada bentuk fuselage (body) yang ramping. Menurut ahli di bidang penerbangan fungsi sayap yang panjang adalah untuk mendapatkan aspek rasio yang besar sehingga pesawat mendapatkan gaya angkat maksimal. Sedangkan gaya angkat yang maksimal menjadikan pesawat glider dapat melayang dalam rentang waktu (endurance) yang panjang meskipun tidak dibekali dengan mesin pendorong.

Pesawat jenis ini umumnya memiliki dua tempat duduk (tandem seat) buat instruktur dan siswa. Biasanya landasan yang memungkinkan buat pesawat glider adalah dataran yang berupa rerumputan. Meskipun tidak dilengkapi mesin pendorong, tetap saja pesawat ini dibekali beberapa instrumen standar yang setidaknya dapat untuk monitoring kondisi pesawat seperti ketinggian terbang, kecepatan dan posisi pesawat terhadap garis horizontal.

Kebetulan teman saya adalah mantan siswa penerbang pesawat glider saat di Yogyakarta dulu jadi sempat ada cerita-cerita manarik perihal pengalamannya saat menerbangkan pesawat ini. Waktu itu mereka datang sendiri ke AAU dan menyatakan keinginannya untuk dapat berlatih dengan berbekal kemauan yang kuat. Anda tertarik untuk menjadi siswa penerbang glider ? Kalau tertarik silahkan datang ke sekolah penerbang AAU di Jogja (siapa tahu diterima).