Wednesday, May 29, 2013

Fungsi Winglet Pada Pesawat Modern


(winglet Pada Airbus A350)
Di tengah gempuran pemberitaan tentang isu lingkungan serta tingginya harga bahan bakar, para peneliti di dunia penerbangan berusaha mencari temuan-temuan terbaru yang bisa memberikan solusi bagi permasalahan tersebut. Pada akhirnya dikembangkanlah sebuah temuan baru yang bernama winglet. Winglet merupakan sayap kecil (sayap tambahan) yang didesain dengan bentuk melengkung ke atas yang dipasang pada ujung sayap utama sebuah pesawat terbang.

Berbagai penelitian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana manfaat pemasangan winglet ini pada ujung sayap sebuah pesawat terbang ditinjau dari segi aerodinamikanya. Sejumlah penelitian juga dilakukan guna menemukan sebuah desain yang maksimal dari fitur sayap tersebut.

Berdasarkan berbagai penelitian, fungsi winglet yang dipasang pada ujung sayap pesawat terbang berpengaruh secara langsung terhadap efisiensi aerodinamika (Lift per Drag). Sedangkan nilai efisiensi aerodinamika yang semakin besar akan mengurangi konsumsi bahan bakar yang selanjutnya akan menambah jarak jangkau yang mampu ditempuh sebuah pesawat terbang dengan tangki bahan bakar terisi penuh.

Misalnya saja dalam sebuah penelitian yang melibatkan pesawat tanker KC 135A di Amerika menunjukkan bahwa dengan fitur tambahan ini pesawat tersebut mampu menambah jarak jangkau pesawat sekitar 7 persen pada kecepatan jelajah. 

Pengembangan fitur sayap tambahan yang dinilai sukses ini menjadikan pesawat-pesawat generasi terbaru dirancang dengan melengkapinya dengan winglet ini. Contoh pesawat yang memakai winglet adalah Boeing 737-700, Boeing-737-800 dan Boeing 737-900ER. Bahkan beberapa pesawat terbang yang desain asalnya tidak ada wingletnya pun, merasa perlu untuk menambah fitur tersebut. Ini semua demi mengejar efisiensi penggunaan bahan bakar sehingga biaya operasional bisa dipangkas sebesar mungkin. 


Winglet ini juga menjadi topik pembahasan yang cukup menarik untuk diteliti baik secara garis besar maupun pada tingkat yang lebih detil oleh sebagian mahasiswa di kampus-kampus bernuansa penerbangan. Ada yang menganalisanya secara matematis, ada pula yang menganalisanya secara komputerisasi melalui bantuan software dan secara nyata melalui uji terowongan angin.

Kemampuan winglet dalam menambah efisiensi aerodinamika ini telah menjadi teori yang sudah diakui oleh dunia penerbangan. Terbukti untuk pesawat-pesawat baru yang dibuat pabrik pesawat terbang tak pernah ketinggalan untuk menambahkan fitur sayap tambahan ini.


baca juga :


No comments:

Post a Comment

Post a Comment